Watu Jengger, Surga Bagi Pendaki Pemula

Aktivitas travel pasti sangat menyenangkan bagi siapapun. Tentu anda salah satunya bukan? Terlebih di Indonesia memiliki ribuan panorama indah yang tak terbantahkan dari ujung timur hingga ujung barat. Terbentang luas pegunungan yang indah serta spot yang beraneka ragam dan pemandangannya yang menakjibkan. Tentu saja para pendaki ingin mengeksplore-nya lebih dalam lagi.

Kekayaan Indonesia akan pegungungan nampaknya menjadi tempat yang pas bagi pecinta travel untuk menikmati betapa indahnya karunia sang Maha Pencipta, terlebih para pendaki. Ketika ada di ketinggian di atas gunung yang bebas untuk menghirup udara segar dan menikmati lembutnya awan. Salah satu pegunungan yang sangat menarik untuk dinikmati para pendaki terutama bagi pemula yakni Bukit Watu Jengger. Pegunungan ini letaknya di Desa Nawangan, Kecamatan Jatirejo, Kabupaten Mojokerto. Bukit itu memiliki ketinggian kurang lebih 1100 meter di atas permukaan laut.

Menuju Ke Desa Nawangan

Bagi yang mengawali travel ke Bukit Watu Jengger, maka anda harus menuju Desa Nawangan. Anda tidak perlu khawatir, karena perjalanannya sangat mudah. Sebelumnya anda akan menemui jalanan yang terjal untuk menuju lokasi. Perjalanan itu ditempuh dengan melewati jalanan yang diaspal namun telah rusak. Jadi bila menggunakan motor tentu lebih baik menggunakan motor matic. Karena jalanan itu, meski beraspal hanya tinggal batu-batu yang kadang ditemui batu yang runcing sehingga anda harus waspada kalau-kalau bannya bocor. Tidak hanya itu ancaman kehilangan kampas rem pun bisa terjadi.

Tiba Di Pos Perijinan Untuk Ke Puncak

Setelah tiba, anda harus menitipkan sepeda motor terlebih dahulu. Kemudian anda harus berjalan kaki menapaki jalan setapak. Untuk waktu tempuhnya kurang lebih dua jam perjalanan jalan kaki. Di awal perjalanannya, anda akan disajikan pemandangan bukit yang cukup tinggi dan juga licin. Maka, anda harus hati-hati sekali karena jalanannya yang licin. Dengan tanahnya yang gembur, tentu akan membuat siapapun mudah terpleset karena tidak adanya kesimbangan. Supaya bisa mencapai puncak bukit watu Jengger, anda harus lewat beberapa bukit yang cukup menyerap energi.

Selanjutnya di kiri dan kanan pegunungan, anda akan disajikan kembali pemandangan yang menyeramkan sebuah jurang yang cukup curam. Dari jurang itu, akan terdengat gemericik air yang ada di sisi kanan jurang. Untuk melewati jalur ini, para pendaki harus benar-benar hati, terutama bila memilih pendakian di malam hari. Bila tidak memungkinkan anda bisa bermalam di bukit dan menikmati keindahan segala pemandangannya yang nampak jelas di segala penjuru. Hembusan angin yang menerpa kulit menjadikan anda makin betah berada di tempat ini. Usaha keras anda tentu akan membuahkan hasil ketika sudah mencapai puncak bukit watu jengger yang begitu luas di atas ketinggian 1100 mdpl. Di sana anda akan menyaksikan bentangan alam sebuah benteng raksasa yang membentengi kekuatan dari bumi. Birunya langit ditambah tiupan sepoi angin semakin membuat anda merasa senang dan takjub akan keindahan alam raya yang dilihat dari atas.

Puncak Watu Jengger

Untuk menuju puncak, anda harus mengikuti arah Jatirejo-Wonosalam bila melaluinya dari arah kecamatan Trowulan yang merupakan lokasi di mana Candi Tikus berada. Kemudian sampai persimpangan desa Lebak, anda tinggal ikuti jalannya untuk menuju desa Nawangan. Di dalam travel ini, tentu anda harus berhati-hati sekali karena jalan yang naik turun dan rusak. Kemudian setelah melewati jalan yang berbunyian anda tinggal mengikuti arah menuju bukit watu jengger yang lokasinya tidak jauh dari pedesaan serta tempat parkirnya.

Watu Jengger, Surga Bagi Pendaki Pemula

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *